Selasa, 10 Oktober 2023

KOMODITAS,SARANA,DAN PERALATAN BUDIDAYA IKAN KONSUMSI

 Komoditas Ikan Konsumsi

Masyarakat Indonesia telah lama menggemari dan mengonsumsi ikan sebagai salah satu lauk favorit. Tentunya, ikan yang dikonsumsi di sini juga sangat beragam. Oleh karena itu, komoditas atau kebutuhan ikan untuk konsumsi juga dapat dibedakan dengan ikan yang berasal dari air tawar, payau, dan laut.

Mengetahui komoditas ikan yang akan dibudayakan adalah hal penting karena setiap teknik budi daya ikan konsumsi berbeda satu sama lain, tergantung dari jenis ikannya. Berikut adalah berbagai jenis ikan disertai deskripsi mengenai bentuk, dan cara membudidayakannya.

Ikan Air Tawar

Budi daya ikan konsumsi dari air tawar didominasi oleh ikan mas, lele, patin, nila, dan gurami. Selain jenis-jenis ikan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, juga banyak dikembangkan jenis ikan lain seperti belut dan nilem.

Ikan mas

Ikan mas atau Cyprinus carpio L merupakan jenis ikan konsumsi yang sangat dikenal hampir di seluruh Indonesia. Penyebaran ikan mas yang begitu luas ke berbagai tempat didukung oleh cara pembudi dayaan yang relatif mudah dan sifatnya yang tahan terhadap perubahan kondisi lingkungan. Nama ikan mas mempunyai sebutan berbeda di tiap daerah, seperti ikan mas, tombro, masmasan (Jawa Tengah dan Jawa Timur), ikan rayo atau ikan ameh (Sumatra Barat).

ikan mas

Ikan mas berbadan agak memanjang, pipih dan lunak. Habitatnya adalah perairan yang tidak terlalu dalam dan deras, seperti di pinggiran sungai atau danau. Ikan ini hidup pada ketinggian sampai 600 meter dpl (di atas permukaan laut). Pakan ikan mas antara lain, tumbuhan air, dan binatang renik. Pakan utamanya tumbuhan yang tumbuh di dasar perairan.

Pemijahan ikan mas dapat dilakukan sepanjang tahun dan tidak tergantung musim. Pembenihan ikan mas biasa dilakukan selama 2-3 minggu untuk benih siap didederkan. Pembesaran ikan mas dilakukan saat benih sudah berukuran 5 cm – 8 cm yang berasal dari hasil pendederan. Pembesaran ikan mas dilakukan 3 cm – 4 cm bulan sesuai ukuran ikan yang menjadi tujuan panen. Selama pembesaran, ikan diberi pakan tambahan berupa pelet. Pemberian pakan dilakukan pagi, siang dan sore, sedikit demi sedikit agar pakan tidak tenggelam ke dasar perairan/kolam.

Nila

Ikan Nila atau Oreochromis nilotica adalah salah satu jenis ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ikan ini memiliki berbagai keunggulan, dengan varietas unggul yang dihasilkan antara lain, nila merah, nila gift, nila gesit, dan nila nirwana. Nila dapat dibudidayakan di berbagai wadah seperti kolam air tenang, kolam air deras dan sawah.

ikan nila

Bentuk badan ikan nila pipih ke samping, warna tubuh umumnya putih kehitaman dan merah sehingga dikenal sebagai nila hitam dan nila merah. Nila dapat dibudidayakan di dataran rendah sampai pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (dpl). Pakan nila berupa plankton dan tumbuh-tumbuhan lunak seperti hydrilla dan ganggang sutera. Nila dapat diberi makanan tambahan berupa pakan buatan.

Untuk pembesaran, sebaiknya dilakukan selama 4 bulan – 5 bulan sampai ukuran ikan mencapai 8 cm – 12 cm. Padat penebaran benih di kolam terpal antara 15 – 20 ekor/m2 , dengan kedalaman air 80 cm – 100 cm. Nila diberi pellet sebanyak 2% – 4% dari bobot biomassa ikan dan diberikan 3 – 5 kali per hari.

Lele

Ikan Lele atau Clarias sp memiliki bentuk tubuh memanjang, berkulit licin dengan kepala pipih, mulutnya berada di ujung (terminal) dengan empat pasang sungut, sirip ekor dan perut membundar. Lele mempunyai senjata yang sangat ampuh dan berbisa, berupa sepasang patil yang berada di sebelah depan sirip dada. Selain sebagai senjata, patil juga dapat dipergunakan untuk melompat dari kolam atau berjalan di atas tanah (walking catfish).

ikan lele

Lele dapat hidup di semua perairan air tawar, di sungai yang airnya tidak terlalu deras seperti danau, waduk, rawa, serta genangan kecil. Lele mempunyai alat pernapasan tambahan yang disebut labirin, terletak di bagian depan rongga insang. Alat tersebut memungkinkan untuk mengambil oksigen langsung dari udara, sehingga lele dapat tahan hidup di perairan yang airnya mengandung sedikit oksigen.

Pakan ikan lele berupa pakan alami dan buatan. Pakan alami seperti cacing, kutu-kutu air, jentik-jentik (larva), dan siput kecil. Lele termasuk jenis karnivora (pemakan daging), pakan buatan yang baik adalah yang banyak mengandung protein hewani. Lele hidup dengan baik di dataran rendah sampai daerah perbukitan yang tidak terlalu tinggi. Pertumbuhan lele agak lambat apabila suhu tempat hidupnya terlalu dingin. Lele dipanen pada umur 3 hingga 4 bulan dengan berat rata-rata 200 gram/ekor.

Patin

Ikan Patin (Pangasius. sp) termasuk kelompok ikan catfish, yang dapat hidup di perairan dengan kandungan oksigen relatif rendah. Patin sangat responsif terhadap pakan buatan serta memiliki pertumbuhan yang cepat, sehingga termasuk jenis ikan yang berukuran besar.

ikan patin

Warna tubuh ikan patin bagian punggung keabu-abuan atau kebiru-biruan dan bagian perut putih keperak-perakan, ukuran kepala relatif kecil dengan mulut terletak di ujung agak ke bawah. Pada mulut patin terdapat dua pasang sungut pendek yang berfungsi sebagai peraba. Di sirip punggung terdapat 1 jari-jari keras yang berubah menjadi patil yang besar dan bergerigi. Pada sirip dada juga terdapat 1 jari-jari keras yang juga berubah menjadi patil.

Patin merupakan ikan omnivora atau pemakan segala namun cenderung menjadi karnivora (pemakan daging). Di alam, patin makan ikan-ikan kecil, cacing, serangga, biji-bijian, tumbuh-tumbuhan, rumput-rumputan, dan udang kecil. Dalam pemeliharaan, patin dapat diberi pakan buatan.

Gurami

Gurami (Osphyrenemus gouramy) di kalangan pecinta menu masakan dikenal sebagai “ikan mewah” dengan harga jual tinggi dan citarasa yang tinggi. Daging ikan gurami renyah dengan sedikit duri. Gurami banyak dibudidayakan di pulau Jawa, Kalimantan, dan Sumatra. Sebutan ikan gurami beragam di setiap daerah yakni gurame atau gurami di Jawa, kalau atau kaloi (Sumatra) dan kala atau kalui (Kalimantan).

ikan gurami


Gurami berkembang dengan baik di daerah dataran rendah, ketinggian lokasi yang cocok untuk budi daya mulai dari 0 – 800 m dpl, dan suhu 24o C s.d 28o C. Ikan Gurami peka terhadap suhu rendah, sehingga tidak produktif dibudidayakan di daerah suhu rendah. Gurami memijah pada umur 2-3 tahun, produktivitas telur meningkat di musim kemarau. Telur gurami akan menetas dalam selang waktu 10 hari. Gurami menyukai perairan yang jernih, tenang, dan tidak banyak mengandung lumpur.

Gurami termasuk jenis ikan omnivora (pemakan tumbuhan dan daging). Tumbuhan yang biasa dimakan yaitu azolla, kangkung, dan daun talas, dengan pakan buatan tambahan berupa pellet. Pemberian pakan dilakukan sebanyak-banyaknya. Pembesaran ikan gurami menggunakan benih dengan berat minimum 100 g/ekor. Pembesaran dilakukan sampai berat ikan gurami minimal 500 gram, atau lebih sesuai keinginan konsumen. Waktu yang diperlukan untuk mencapai 500 g/ekor yaitu sekitar 6 bulan, sedangkan untuk mencapai berat 1 kg/ekor membutuhkan waktu sekitar 9 bulan.

Ikan Air Payau

Ikan air payau adalah ikan yang hidup pada air yang boleh dikatakan merupakan berada dalam kondisi tengah antara air laut dan air atar. Jenis ikan air payau yang biasa dikembangkan di Indonesia adalah sebagai berikut.

Bandeng

Ikan Bandeng atau Chanos chanos adalah ikan air payau yang cukup terkenal dan mudah didapatkan, dagingnya putih, seratnya halus dan rasanya gurih. Bandeng memiliki badan memanjang seperti torpedo, dengan sirip ekor bercabang dan termasuk sebagai ikan perenang cepat. Kepala bandeng tidak bersisik, mulut kecil terletak di ujung, rahang tanpa gigi, dan lubang hidung terletak di depan mata. Mata diliputi oleh selaput bening (subcutaneus). Warna badan bandeng putih keperak-perakan dengan punggung biru kehitaman.

ikan bandeng

Bandeng digolongkan jenis ikan herbivora karena memakan fi toplankton. Pada budi daya bandeng konsumsi, benih bandeng dapat ditebar dengan kepadatan tinggi. Benih ukuran berat rata-rata 50 gr/ ekor atau panjang 7 cm -10 cm dapat ditebar 500 ekor/m3 . Ukuran konsumsi akan mencapai berat rata-rata 450 g/ekor setelah dipelihara selama 4 bulan.

Udang Windu

Udang windu merupakan jenis udang konsumsi air payau, badan terdiri atas 13 ruas, dan seluruh tubuh ditutupi oleh rangka luar yang disebut dengan istilah eksoskeleton. Jenis udang ini aktif bergerak dan mencari makan pada suasana yang gelap atau redup. Udang windu mempunyai sifat kanibal, yaitu memangsa sesama jenis yang lemah kondisinya. Udang berganti kulit secara periodik, udang muda lebih sering berganti kulit dibandingkan udang dewasa. Proses ini memberikan kesempatan kepada udang untuk tumbuh lebih besar.

udang windu


pakan alami berupa ganggang dan binatang renik di dasar tambak, seperti cacing kecil, larva serangga, larva kerang dan ganggang. Pakan buatan sangat penting diberikan, namun harus dipilih pelet yang tidak mudah hancur dalam waktu 24 jam karena cara makan udang yang tergolong lambat.

Ikan Air Laut

Beberapa budi daya ikan konsumsi yang hidup di air laut yang biasa dikembangkan di Indonesia adalah sebagai berikut.

Kakap Putih

Kakap putih atau Lates calcarifer mempunyai toleransi cukup besar terhadap kadar garam dan merupakan ikan katadromous (dibesarkan di air payau dan kawin di air laut). Sifat-sifat inilah yang menjadikan ikan kakap putih dapat dibudidayakan di laut maupun tambak air payau.

ikan kakap

Kakap putih mempunyai bentuk tubuh memanjang, gepeng, batang sirip ekor lebar, mata berwarna merah cemerlang, mulut lebar sedikit serong dengan geligi halus. Badan atas penutup insang terdapat lubang kuping bergerigi, sirip punggung dengan 3 jari-jari keras dan 7 – 8 jari-jari lemah serta memiliki bentuk sirip ekor bulat.

Benih ikan yang sudah mencapai ukuran 50 – 70 gram/ekor dari hasil pendederan, selanjutnya dipelihara dalam keramba dengan padat tebar 50 ekor/m3 . Pembesaran dilakukan selama 5 – 6 bulan dan selama periode tersebut dilakukan pengelolaan terhadap kebersihan keramba dan pemantauan terhadap ikan secara berkala, guna menghindari sifat kanibalisme. Pemanenan dilakukan setelah ikan mencapai ukuran kurang lebih 500 gram/ekor, dengan membutuhkan waktu 5 – 6 bulan.

Kerapu

Ikan Kerapu (Epinephelus sp) yang dikenal dengan sebutan ‘‘groupers’’ merupakan salah satu komoditas perikanan dengan nilai jual sangat tinggi di pasar domestik maupun internasional. Kerapu mempunyai sifat-sifat yang menguntungkan untuk dibudidayakan, karena pertumbuhannya cepat, dapat diproduksi massal untuk memenuhi permintaan pasar, serta dapat dipasarkan dalam keadaan hidup.

ikan kerapu

Bentuk tubuh kerapu yaitu moncong panjang memipih dan menajam; gigi pada bagian sisi terdiri atas 3 atau 4 baris, terdapat bintik putih cokelat pada kepala, badan dan sirip, bintik hitam pada bagian dorsal dan posterior. Habitat benih ikan kerapu terutama jenis kerapu macan adalah pantai yang ditumbuhi algae genus Reticulata dan Gracilaria sp. Pada tahap dewasa, kerapu hidup di perairan yang lebih dalam dengan dasar perairan pasir berlumpur. Kerapu termasuk jenis ikan karnivora, dan cara makannya “mencaplok” satu persatu pakan yang diberikan. Pakan yang paling disukai yaitu krustasea (rebon, dogol dan krosok), juga jenis ikan-ikan kecil (tembang, teri dan belanak).

Laju pertumbuhan kerapu bebek dapat mencapai 1 – 1,3 gram/ hari sedangkan kerapu macan 2,5 – 3 gram/hari. Kerapu bebek yang dipelihara dengan berat awal 1,3 gram dan panjang total 4 cm, akan mencapai berat 400-500 gram selama 12 bulan – 14 bulan, sedangkan kerapu macan dapat dipanen pada bulan ke 7 dengan berat lebih kurang lebih 500 gram.

Sarana dan Peralatan Budi Daya Ikan Konsumsi (Pembesaran)

Keberhasilan usaha budi daya ikan konsumsi sangat tergantung pada ketersediaan sarana produksi yang memadai. Oleh karena itu, sebelum memulai budi daya ikan konsumsi, kita perlu mengetahui sarana produksi apa yang dibutuhkan. Sarana produksi budi daya ikan konsumsi meliputi bahan, alat, serta wadah budi daya yang akan dipaparkan pada berbagai uraian di bawah ini.

Bahan Budi Daya Ikan Konsumsi

Bahan budi daya ikan konsumsi terdiri dari benih, pakan, pupuk (nutrisi tambahan), air, kapur, dan obat-obatan.

Benih

Benih ikan yang unggul diperoleh dari induk yang unggul. Ukuran benih untuk pembesaran ikan konsumsi sangat beragam, tergantung jenis ikan yang akan dibudidayakan. Benih gurami berukuran minimal 100 gram, ikan mas 5 cm – 8 cm, nila 8 cm – 12 cm dan lele 5 cm – 8 cm. Benih yang sehat memiliki ciri-ciri bergerak aktif, tidak cacat, dan memiliki sisik yang utuh. Di bawah ini diperlihatkan contoh benih lele dan gurami. Pilihlah benih sesuai ukuran untuk tujuan pembesaran. Cari benih yang berkualitas baik, yakni: bergerak aktif benih tersebut berkualitas baik kondisi fisik yang normal, serta kulit ikan/sisik tidak lepas.

benih ikan



Hal yang perlu diperhatikan saat penebaran benih adalah kepadatan pada tiap meter persegi wadah. Kepadatan ini ditentukan oleh jenis ikan dan sistem budi daya pembesaran yang dilakukan (ekstensif, semi intensif dan intensif). Penebaran benih harus dilakukan dengan hati-hati, lakukan penebaran benih pada pagi atau sore hari. Hal ini dilakukan agar benih yang ditebar tidak mengalami stres sehingga meminimalkan tingkat kematian. Pada proses penebaran dilakukan proses aklimatisasi dengan tujuan agar ikan dapat melakukan adaptasi suhu. Berikut adalah langkah-langkahnya.

Isi plastik dengan air dan benih ikan, lalu biarkan terapung di permukaan air selama 10 menit.

Masukkan air kolam ke dalam plastik sedikit demi sedikit agar mudah beradaptasi dengan kondisi air kolam/aklimatisasi.

Biarkan benih keluar dengan sendirinya atau dikeluarkan pelan-pelan dari kemasan benih/plastik.

Pakan


Pakan memegang peranan penting dalam budi daya pembesaran (ikan konsumsi). Dengan manajemen pakan yang baik, pertumbuhan ikan dapat mencapai ukuran sesuai target. Jenis pakan yang digunakan adalah pakan alami dan buatan.

Pakan alami berasal dari lingkungan disekitar perairan berupa jasad mikroorganisme akuatik. Contoh pakan alami yaitu fitoplankton, zooplankton, dan bentos.

Pakan buatan dibuat dari berbagai campuran bahan baku hewani dan nabati dengan memperhatikan kandungan gizi, sifat dan ukuran ikan yang mengonsumsi pakan tersebut.

pakan ikan konsumsi

Pakan menentukan keberhasilan budi daya pembesaran ikan konsumsi. Berdasarkan jenis pakan yang digunakan, proses pembesar dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:

Pembesaran ikan secara ekstensif yaitu teknik pembesaran ikan yang hanya mengutamakan pakan alami yang terdapat dalam kolam budi daya. Pada pola pembesaran ini kesuburan perairan akan sangat menentukan tumbuhnya pakan alami. Cara pembesaran ini dapat dilakukan pada kolam tergenang dan di sawah.

Pembesaran ikan secara semi intensif yaitu pembesaran ikan yang lebih mengutamakan pakan alami yang terdapat pada kolam dan dengan tambahan pakan buatan yang tidak lengkap dari kandungan gizinya seperti dedak. Pembesaran dilakukan di kolam air tenang.

Proses pembesaran ikan secara intensif yaitu teknik pembesaran ikan yang dalam proses pemeliharaannya mengandalkan pakan buatan dan tambahan pakan alami.

Pemberian pakan harus memperhatikan kebutuhan, waktu dan caranya. Berikan pakan sedikit demi sedikit agar dapat dimakan habis sebelum tenggelam ke dasar kolam. Gunakan pakan yang aman, hindari pemberian pakan berupa bangkai karena kurang aman terhadap ikan dan dikhawatirkan memberikan efek samping pada ikan yang akan dikonsumsi.

Pakan diberikan sesuai perkembangan ikan di mana ukuran pakan buatan dapat di sesuaikan dengan besarnya mulut ikan. Banyaknya pakan ditentukan dari bobot ikan secara keseluruhan atau pakan diberikan sesuai target panen yang diinginkan, jumlah pakan buatan yang diberikan selama sehari berkisaran 0,3% – 0,5% dari bobot tubuh ikan atau bobot target panen.

Pupuk

Pupuk diperlukan untuk untuk pemupukan tanah dasar kolam yang bertujuan untuk meningkatkan kesuburan kolam, memperbaiki struktur tanah dan menumbuhkan fitoplankton serta zooplankton sebagai pakan alami.

Jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk alami/kandang dan buatan.


Pupuk alami/kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan sapi, kerbau, itik, dan ayam yang sudah dikeringkan.

Pupuk buatan berupa bahan-bahan kimia yang dibuat di pabrik yang berguna untuk menyuburkan tanah tambak/kolam. Jenis pupuk buatan yang dapat digunakan adalah urea, ZA, TSP, KCL, dan NPK.

pupuk alami dan buatan

Air

Air mempunyai peranan penting dalam budi daya ikan. Sebagai media budi daya, air memiliki persyaratan tertentu agar ikan dapat tumbuh dengan baik. Pengelolaan kualitas air merupakan cara pengendalian kondisi lingkungan air di dalam kolam budi daya sehingga dapat memenuhi persyaratan hidup biota budi daya (ikan, udang, dan plankton).

Agar ikan dapat tumbuh dengan optimal, maka kondisi lingkungan kolam pembesaran harus disesuikan dengan kebutuhan ikan. Air yang memenuhi kriteria yang baik untuk pertumbuhan/budi daya hewan dan tumbuhan tingkat rendah yaitu adanya pertumbuhan plankton sebagai indikator untuk budi daya ikan.

Kualitas air dapat diukur dari: pH, suhu, salinitas, dan kecerahan. Kisaran pH 6-8, suhu 25o C – 32o C, salinitas 0 ppt – 5 ppt (air tawar), 6 ppt – 29 ppt (air payau) dan 30 ppt – 35 ppt (air laut), kecerahan terlihat dari jumlah cahaya matahari yang dapat menembus badan air.

Kapur

Kapur digunakan untuk mempertahankan kestabilan keasaman pH tanah dan air sekaligus memberantas hama penyakit. Jenis kapur yang digunakan bermacam-macam di antaranya kapur pertanian (kalsit dan dolomite) serta kapur aktif.

Obat-obatan

Kegiatan budi daya ikan konsumsi terkadang akan mengalami kendala, salah satu kendala beratnya adalah serangan hama dan penyakit yang dapat mengganggu proses pertumbuhan dan perkembangan biota budi daya. Obat-obatan dapat diberikan untuk pencegahan dan penanggulangan hama dan penyakit, bisa jenis alami dan buatan.

Jenis obat alami berasal dari ekstrak tumbuhan (tembakau, akar tuba, kipait dan daun pepaya). Sedangkan obat buatan berasal dari zat kimia yang harus larut dalam air dan tidak mempunyai pengaruh besar terhadap kualitas air kolam. Artinya bahan kimia tersebut hanya mematikan sumber penyakit (bukan ikan) serta mudah terurai.

Peralatan

Peralatan dari budi daya ikan konsumsi sangatlah beragam dan sangat tergantung pada jenis ikan konsumsi yang dibudidayakan. Beberapa peralatan umum yang harus dimiliki dalam membudidayakan ikan apapun meliputi: penggaris, serokan/jaring untuk mengambil ikan, alat sortir, timbangan, dan tudung saji.

Wadah Budi Daya Ikan Konsumsi

Lokasi budi daya ikan konsumsi menentukan pemilihan jenis wadah budi daya yang tepat, Wadah budi daya merupakan tempat untuk memelihara ikan. Dalam budi daya ikan terdapat beberapa jenis wadah yang digunakan, antara lain kolam, bak, akuarium, dan jaring terapung/keramba jaring apung. Berikut penjelasan berbagai jenis wadah budi daya ikan konsumsi.

Kolam

Kolam adalah lahan yang dibuat untuk menampung air dalam jumlah tertentu sehingga dapat digunakan untuk pemeliharaan/ membesarkan ikan dan atau hewan air lainnya. Berdasarkan pengertian teknis, kolam merupakan suatu perairan buatan yang luasnya terbatas dan sengaja dibuat agar mudah dikelola dalam hal pengaturan air, jenis hewan budi daya dan target produksinya. Terdapat 3 sistem budi daya ikan yang biasa dilakukan di kolam, meliputi:


Tradisional/ekstensif, kolam yang digunakan adalah kolam tanah yaitu kolam yang keseluruhan bagiannya terbuat dari tanah;

Semi intensif, kolam yang digunakan adalah kolam yang bagian dinding dan pematangnya terbuat dari tembok, sedangkan dasar kolamnya terbuat dari tanah.

Intensif, kolam yang keseluruhan bagiannya terbuat dari tembok.

Selain berdasarkan sistem budi dayanya, jenis kolam ditentukan berdasarkan proses budi daya dan fungsinya. Jenis kolam yang dibuat yaitu kolam pemijahan, penetasan, pemeliharaan/ pembesaran, dan pemberokkan induk.

jenis jenis kolam

Kolam pemeliharaan ikan dapat dibedakan menjadi kolam pendederan dan kolam pembesaran. Kolam untuk pembesaran sebaiknya tanah dasar yang subur jika dipupuk dapat menumbuhkan pakan alami yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan ikan konsumsi.

Desain kolam dapat berbentuk persegi, persegi panjang, lingkaran, trapesium, segi tiga bahkan bentuk tidak beraturan. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi lahan dan lokasi. Bentuk kolam yang umum digunakan adalah persegi dan persegi panjang.

Pematang kolam dibuat untuk menahan massa air di dalam kolam agar tidak keluar. Jenis tanah untuk pematang harus kompak dan kedap air agar pematang tidak mudah bocor. Dasar kolam dan saluran air dibuat miring ke arah saluran pembuangan air.

Saluran air dibuat keliling (ceren) dan tegah (kamalir). Saluran air ini dibuat miring ke arah saluran pembuangan air. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengeringan kolam dan pemanenan ikan. Pintu air pada kolam terdiri dari pintu masuk dan keluar yang terpisah.

Bak

Bak adalah wadah budi daya ikan yang dapat digunakan untuk usaha budi daya. Wadah berupa bak digunakan sesuai dengan usaha budi daya dengan bahan pembuatan terbuat dari plastik/terpal, fiber dan beton. Desain dan konstruksi bak pada dasarnya hampir sama dengan kolam. Desain dan konstruksi bak terpal/plastik banyak digunakan dalam kegiatan budi daya ikan konsumsi. Hal ini dilakukan untuk menyiasati lahan yang terbatas dan kemudahan dalam proses pemeliharaan ikan konsumsi.

jenis jenis bak budi daya ikan konsumsi


Desain dan konstruksi bak terpal/plastik disesuaikan dengan beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni sebagai berikut.

Jenis ikan konsumsi yang akan dibudidayakan.

Tahapan budi daya pembenihan atau pembesaran.

Keseimbangan antara volume air dan penyangga bak harus kuat.

Dasar peletakan untuk bak terpal/plastik harus rata agar tidak mudah bocor. Hal ini bisa dilakukan dengan meratakan tanah terlebih dahulu kemudian diberikan sekam.

Ukuran bak disesuaikan dengan ketersediaan lahan.

Distribusi air dan pengeluaran limbah produksi.

Adanya jalur panen dan akses pengelolaan ikan.

Akuarium

Akuarium merupakan wadah budi daya ikan yang terbuat dari bahan kaca. Kata akuarium berasal dari bahasa latin yaitu aqua yang artinya air dan area yang artinya ruang. Jadi akuarium merupakan ruangan terbatas berisi air dan ikan yang dapat diawasi dan dinikmati. Fungsi akuarium selain sebagai wadah budi daya juga dapat dimanfaatkan untuk pengonsumsi ruangan yang dapat dinikmati keindahan ikannya.

Bentuk akuarium yang biasa digunakan adalah bentuk segi empat, trapesium, segi enam, segi delapan, elips, dan botol. Akuarium bentuk apa yang sering kamu temui? Setelah mengetahui bentuknya hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran ketebalan kaca berkisar antara 3 mm – 16 mm. Ukuran ketebalan kaca untuk dasar akuarium sebaiknya ditambah 1 mm – 2 mm. Semakin besar ukuran akuarium maka semakin tebal ukuran kaca.

Keramba jaring apung dan keramba jaring tancap

Keramba jaring apung merupakan wadah budi daya di perairan umum. Budi daya ikan dengan keramba merupakan alternatif budi daya yang sangat potensial bisa dikembangkan, mengingat daerah perairan di Indonesia yang sangat luas. Perairan yang bisa dimanfaatkan termasuk perairan darat dan laut. Jenis wadah yang bisa digunakan untuk membudi dayakan ikan dengan keramba adalah jaring apung, jaring tancap, dan keramba yang terbuat dari bambu.

keramba

Konstruksi wadah jaring apung terdiri dari dua bagian yaitu kerangka dan kantong jaring.

Kerangka berfungsi sebagai tempat pemasangan kantong jaring dan tempat lalu lalang orang memberi pakan dan panen.

Kantong jaring apung berfungsi sebagai tempat pemeliharaan ikan.

Jaring apung secara sederhana bisa dibuat dari bambu. Keramba jenis ini biasa digunakan di aliran air sungai atau selokan dengan arus air yang cukup besar.

Perlu memperhitungkan konstruksi wadah secara baik dan benar agar diperoleh wadah budi daya yang mempunyai masa pakai yang lama. Persyaratan teknis yang harus diperhatikan ialah sebagai berikut.

Arus air, diusahakan tidak terlalu kuat namun tetap ada supaya terjadi pergantian air dan oksigen dengan baik, serta dapat menghanyutkan sisa makanan dan kotoran. Tingkat kesuburan, jenis perairan yang baik untuk digunakan dalam budi daya ikan di jaring apung adalah perairan dengan tingkat kesuburan rendah hingga sedang. Tingkat kesuburan tinggi berpengaruh buruk terhadap ikan karena kandungan oksigen pada malam hari relatif rendah.

Bebas dari pencemaran, adanya penambahan benda/materi ke dalam perairan dapat menimbulkan perubahan kualitas air sehingga mengurangi fungsinya.

Kualitas air, perairan yang dipilih harus memiliki kualitas air yang memenuhi persyaratan untuk pertumbuhan ikan.

Konstruksi keramba jaring apung terdiri dari kerangka, pelampung, pengikat, jangkar, kantong jaring, pemberat, tali nilon, dan tambang.


INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA

-Fungsi Instalasi Listrik Rumah Tangga

Instalasi listrik rumah tangga merupakan suatu rangkain sistem listrik yang fungsinya adalah untuk mengalirkan daya listrik agar berbagai peralatan listrik rumah tangga dapat bekerja dengan baik.

-Jenis Instalasi Listrik Rumah Tangga

Dengan demikian, aktivitas dalam rumah tangga pun dapat berlangsung dengan nyaman setiap harinya. Ada 2 jenis pemasangan listrik untuk rumah tangga, yaitu:

1. Instalasi listrik untuk pencahayaan

Merupakan suatu sistem kelistrikan yang tujuannya adalah menyediakan daya listrik sehingga lampu di rumah tangga dapat menyala dan membantu mengidentifikasi objek dalam rumah.

2. Instalasi listrik untuk daya

Merupakan sistem kelistrikan dengan tujuan utama untuk menyediakan suplai listrik selain untuk menyalakan lampu, misalnya untuk menyalakan mesin cuci, televisi, kulkas, dan lain sebagainya.

Instalasi listrik untuk hunian harus direncanakan dengan matang dan dilakukan dengan benar karena sangat mempengaruhi kenyamanan penghuni rumah, dan terutama dengan keselamatan penghuni.

Pembuatan Diagram untuk Instalasi Listrik Rumah Tangga

Sebelum melakukan proses instalasi sistem kelistrikan di tempat tinggal atau rumah tangga, diagram pemasangan listrik harus dibuat terlebih dahulu.

Pembuatannya bergantung pada dengan rumah yang juga dibuat dengan jelas, sehingga akan mudah dibaca dan dipahami oleh instalatir yang akan mempersiapkan proses penyambungan kabel.

Dalam diagram pemasangan listrik, biasanya ada 3 gambar yang berbeda, yaitu:

1. Gambar Situasi

Fungsi utama gambar situasi adalah menjelaskan posisi atau letak rumah yang akan dipasangi dengan sistem kelistrikan serta jaringan listrik dari PLN terdekat yang dapat disambungkan ke rumah tersebut.

Gambar situasi mirip dengan peta lokasi suatu tempat, menyediakan gambar jalan dan posisi rumah, tapi dengan tambahan jalur listrik dari PLN.

Instalatir akan mampu memperkirakan jarak antara listrik dari PLN dengan lokasi instalasi listrik rumah tangga jika gambar situasi ini dibuat dengan jelas dan benar.

2. Gambar Garis Ganda dan Garis Tunggal

Single Line Diagram atau diagram garis tunggal merupakan sebuah gambar perencanaan untuk menjelaskan sambungan antara sumber listrik dari generator atau dari PLN hingga ke peralatan listrik.

Perhitungan perencanaan sambungan tersebut dimulai dari kWh meter hingga ke berbagai peralatan elektronik yang ada dalam rumah tangga tersebut. Gambar ini dapat digunakan untuk hunian dan gedung.

Diagram garis ganda mirip dengan diagram garis tunggal, hanya saja fungsi garis ini adalah untuk gambar pelaksanaan, bukan gambar perencanaan seperti diagram garis tunggal.

3. Gambar Detail

Gambar terakhir dalam instalasi listrik rumah tangga adalah gambar detail yang memuat keterangan dan rincian di semua sistem kelistrikan yang nantinya akan dipasang.

Dalam gambar detail ini ada berbagai keterangan seperti perkiraan ukuran Panel Hubung Bagi atau PHB dan cara memasang beban listrik dengan benar.

Selain itu ada juga perincian yang lengkap tentang cara memasang kabel serta cara kerja pemasangan kontrol pada sistem kelistrikan.

-Simbol Simbol Instalasi Listrik Rumah Tangga

Agar perencanaan dan pemasangan instalasi listrik untuk hunian dapat berlangsung dengan baik, dibutuhkan berbagai gambar simbol listrik yang sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.

Meskipun nantinya Anda akan menyewa jasa pemasangan listrik untuk hunian, Anda tetap bisa mempelajari berbagai simbol yang tersedia dan mencari tahu arti dari berbagai simbol tersebut.

Dengan demikian, Anda dapat melakukan pemeliharaan dengan lebih mudah. Berikut ini adalah beberapa simbol yang digunakan dalam pemasangan sistem kelistrikan untuk rumah tangga.

simbol instalasi listrik rumah tangga


-Ketahui Biaya Instalasi Listrik Rumah Tangga

Biaya pemasangan listrik untuk rumah tangga dibagi menjadi 2 komponen yang berbeda. Yang pertama adalah biaya untuk menyambung kWh meter yang dilakukan oleh pihak dari PLN.

Yang kedua merupakan biaya untuk memasang kabel dalam rumah tangga, biasanya dilakukan oleh instalatir atau jasa pemasangan sistem kelistrikan, dengan menggunakan diagram instalasi.

1. Menghitung biaya instalasi dari PLN

Anda dapat mengetahui perkiraan biaya instalasi listrik dari PLN dengan cara melakukan pengecekan simulasi yang tersedia di situs web resmi milik PLN.

Cara ini akan membantu mempermudah Anda dalam mempersiapkan anggaran yang tepat demi melakukan pemasangan sistem kelistrikan hingga tuntas.

2. Menghitung biaya instalasi dari instalatir

Untuk biaya pemasangan kelistrikan dengan jasa instalatir, Anda perlu melakukan perhitungan biaya per titiknya. Untuk biayanya sendiri berbeda-beda, tergantung kualitas alat yang digunakan.

Selain itu ada juga biaya untuk ongkos instalatirnya yang juga bervariasi, tergantung pada lokasi pemasangan listrik itu sendiri.

-Memilih Instalatir Listrik untuk Rumah Tangga

Pastikan Anda memilih tukang instalasi listrik rumah tangga yang profesional. Instalatir profesional mampu memperhitungkan berbagai faktor, seperti estetika, efisiensi, dan fungsi.

Dan yang paling utama, instalator yang profesional akan mengutamakan keamanan dan kenyamanan penghuni rumah dalam menggunakan dan memanfaatkan sistem kelistrikan yang sudah terpasang.

Biaya yang harus disiapkan untuk membayar jasa instalasi listrik rumah tangga yang profesional mungkin sedikit lebih tinggi, tapi hal ini layak dipertimbangkan, mengingat listrik adalah sistem berbahaya.

Dengan menyewa jasa pemasangan listrik yang ahli, kemungkinan terjadinya bencana kelistrikan dapat dikurangi dan keamanan keluarga lebih terjamin.




WAWASAN KELISTRIKAN


pengertian listrik

Pengertian Listrik Secara umum.

listrik sendiri berasal dari bahasa inggris yaitu electric yang mempunyai arti energi,listrik merupakan fenomena fisika yang berhubungan aliran elektron dari atom yang disebabakan oleh gesekan ataupun adanya proses kimia yang menghasilkan listrik.

Pengertian Listrik Menurut Ahli

  • Menurut KBBI

    Secara umum menurut KKBI listrik diartkan sebagai suatu daya ataupun energi yang muncul dikarenakan terjadinya gesekan ataupun melalui sebab proses fisika

  • Menurut Aip Saripudin

    Listrik ialah energi yang sangat banyak dimanfaatkan manusia

  • Menurut Mikrajudin

    Listrik ialah salah satu wujud energi. Tidak hanya BBM, listrik sudah jadi wujud tenaga terutama untuk kehidupan kita

  • Menurut thomasnet

    Listrik ialah wujud energi yang gampang diganti jadi bermacam berbagai energi sehingga energi listrik banyak digunakan oleh manusia

  • Menurut Gatut Susanto, serta Sasi Agustoni,

    Listrik merupakan sumber energi yang disalurkan lewat kabel ataupun penghantar yang lain.

  • Menurut Heinz Frick, serta Pujo L,

    Listrik merupakan energi yang bisa diganti jadi energi lain, seperti menciptakan Panas, Sinar, Kimia, Gerak( mekanik).

  • Menurut Hasan Amrin

    Listrik merupakan sesuatu wujud energi dan listrik hanya salah satu dari banyak bentuk energi

 

Fungsi dan Manfaat Listrik

Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali fungsi serta manfaat listrik yang telah kita peroleh diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Penerangan

Dengan mengubah listrik menjadi penerangan lampu jalan sangat membantu kita dalam beraktifitas pada malam hari baik untuk berpergian, belajar ataupun kegiatan pada malam hari.

2. Memasak

Untuk saat ini banyak sekali peralatan rumah tangga yang telah beralih dari cara konvesional menjadi modern diantaranya adalah, rice cooker, blender, dan masih banyak yang lain untuk memudahkan ibu rumah tangga untuk menyelesaikan pekerjaan mereka khususunya di dapur.

3. Tenaga dan Kendaraan

Saat ini dunia sedang mencari sumber energi terbarukan tidak bergantung dengan energi fosil seperti bensin serta solar, salah satunya adalah mengubah energi listrik menjadi energi gerak untuk kendaraan listrik, selain itu tidak menghasilkan gas buang yang berbahaya, kendaraan listrik akan menghasilkan air untuk proses gas buangnya.

4. Menumbuhkan Industri

Di dalam dunia industri saat ini peran manusia telah dibantu oleh tenaga robot untuk mempermudah dan mempercepat kegiatan produksi yang ada, banyak sekali contoh robot industri baik untuk perakitan barang, packing dan lain sebagainya dan itu semua membutuhkan listrik sebagai sumber daya robot.

5. Pengisi daya batrai

Segala aktivitas manusia saat ini bergantung dengan adanya listrik, seperti smartphone, tablet, laptop yang menggunakan batrai sebagai daya menyimpan energi listrik dan itu semua pastinya harus dilakukan pengisian daya ulang untuk membuat peralatan tersebut tetap bisa digunakan.

6. Energi Listrik Menjadi Gambar dan Suara

Terkadang setelah seharian kita beraktifitas kita membutuhkan hiburan untuk menghilangkan rasa penat, salah satunya adalah dengan menonton televisi baik film maupun musik, peran besar energi listrik disini adalah sebagai sumber daya untuk membuat perangkat tersebut bekerja.

Listrik besar-besaran

Energi listrik dinyatakan menggunakan jumlah listrik tertentu seperti berikut ini:

  • Tegangan listrik

    Tegangan listrik adalah selisih potensial listrik yang terjadi pada 2 titik pada rangkaian listrik. Tegangan ditunjukkan dalam volt dan kemudian dihitung atau diukur menggunakan voltmeter.

  • Hambatan listrik

    Hambatan listrik adalah rasio tegangan perangkat elektronik elektronik terhadap arus listrik yang mengalir melaluinya. Hambatan listrik dinyatakan dalam ohm dan kemudian diukur menggunakan ohmmeter.

  • Arus listrik

    Arus listrik adalah jumlah muatan listrik yang terjadi akibat pergerakan elektron dalam suatu rangkaian listrik yang diukur dalam satuan waktu. Jumlah arus listrik dinyatakan menggunakan satuan ampere dan kemudian diukur dengan ammeter.

  • Kekuatan gerakan listrik

    Gaya listrik adalah jumlah energi listrik yang dapat dikonversi menjadi non-listrik atau energi lain yang dapat dikonversi menjadi energi listrik. Jumlah gaya gerak listrik dinyatakan dalam satuan volt, kemudian diukur dengan voltmeter.

  • kapasitansi

    Kapasitas adalah ukuran jumlah muatan listrik yang dapat dicadangkan sebagai potensi listrik yang jumlahnya telah ditentukan sebelumnya.

  • Muatan listrik

    Muatan listrik adalah muatan dasar yang dimiliki oleh suatu benda yang mengandung listrik yang dapat membuatnya merasakan kekuatan tertentu pada benda-benda listrik yang mengelilinginya. Unit listrik dinyatakan menggunakan unit Columbus.

  • Induktansi

    Induktansi adalah sifat dari rangkaian elektronik yang dapat membuat munculnya potensi listrik sebanding dengan arus listrik dalam rangkaian listrik. Besarnya induktansi diekspresikan menggunakan satuan internasional weber per ampere atau satuan henry.

 

Jenis Listrik

Setelah kita membahas pengertian, fungsi serta manfaat selajutnya adalah membahas jenis listrik dibagi menjadi dua yang pertama listrik statis dan listrik dinamis mari kita simak dibawah ini penjelasanya.

  • Pengertian Listrik Statis

    Listrik statis merupakan energi yg dikandung oleh benda yang bermuatan listrik ,muatan listrik yang terkandung pada benda tersebut bisa positif ataupun negatif. Apabila diperinci lebih dalam lagi, seluruh zat itu dibangun dari beberapa atom.

    Masing- masing atom mempunyai inti atom yg terdiri dokter elektron serta proton yang mengitarinya. Proton mempunyai muatan listrik yang positif, sebaliknya elektron mempunyai muatan listrik yang negatif.

  • Pengertian Listrik Dinamis

    Listrik dinamis merupakan listrik yg dapat bergerak, untuk metode untuk menghitung kuat arus pada listrik dinamis dengan cara membagi muatan listriknya dengan waktu, dimana satuan muatan listrik disebut coulumb serta satuan waktunya dipakai detik.

    Untuk contoh kita bisa melihat pada baterai mainan mobilan anak, baterai tersebut dijadikan sumber tenaga untuk membuat motor listrik berbalik. Apabila kita menekan saklar ke posisi on  hingga ujung- ujung baterai akan terasambung dengan motor listrik yang juga akan menyala sehingga mobilan berjalan.

PENGEMASAN PRODUK BAHAN KERAS DAN BERKARYA BAHAN KERAS

Pengemasan Produk Kerajinan dari Bahan Keras

Pada materi kerajinan dari bahan lunak, kamu sudah mempelajari tentang pengemasan produk kerajinan dari bahan keras. Diharapkan kamu dapat mengeksplorasi lebih jauh berbagai macam pengemasan produk kerajinan dari bahan keras yang ada di daerahmu serta di wilayah Nusantara.

Pengemasan merupakan sistem yang terkoordinasi untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai. Wadah atau pembungkus dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi produk yang ada di dalamnya, melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik (gesekan, benturan, getaran). 

-Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perancangan kemasan. 

Pertama, kemasan harus menarik.Kedua, isi (contents) kemasan harus dapat memberikan informasi dan daya tarik tentang barang yang dikemas. 

Pengemasan merupakan sistem yang terkoordinasi untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai. Wadah atau pembungkus dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi produk yang ada di dalamnya, melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik (gesekan, benturan, getaran). 

Berikut ini contoh kemasan dari bahan keras.

a. Perawatan Produk Kerajinan dari Bahan Keras

Produk kerajinan memerlukan perawatan yang baik dan benar, disesuaikan degan karakteristik bahan dasarnya. Berikut dijelaskan tentang perawatan produk kerajinan ukir kayu dan kerajinan logam.

1. Perawatan Produk Kerajinan Ukir Kayu

Indonesia sangat kaya dengan produk kerajinan dari bahan kayu, baik dari macam kayu yang digunakan maupun aneka ragam produk kerajinannya. Berbagai produk kerajinan kayu, baik kayu mentah atau kayu hasil finishing perlu perawatan yang baik dan tepat. Material kayu mudah menyerap air, minyak, bahkan debu. Maka furnitur atau aksesori rumah, seperti patung, pigura, mangkuk hias, dan lain-lain sebaiknya senantiasa mendapat perawatan rutin. Cara melindungi dan merawat kerajinan kayu bergantung pada kondisinya apakah kayu yang masih mentah (belum dilapisi) atau kayu yang sudah dilapis (finishing) untuk merawat kedua kondisi kayu itu tentu beda perlakuan perawatan kayu bisa memakai bahan pembersih dari pabrik atau bahan tradisional.

-Perawatan Kerajinan Kayu Mentah

Kayu mentah adalah kayu yang belum pernah dilapisi dengan lapisan antiair dan antiminyak, misalnya melamin atau pelitur. Langkah-langkah perawatan kayu mentah: Ampelaslah permukaan kayu hingga ke sudut-sudutnya. Gerakan mengampelas searah dengan serat kayu. Setelah selesai, bersihkan permukaan kayu menggunakan kuas. Sapukan cairan linseed oil dengan memakai kuas. Tunggu beberapa menit agar cairan meresap ke dalam kayu. Gunakan lap bersih untuk meratakan sisa cairan pada permukaan kayu. Biarkan hingga kering antara 1-2 jam. Ulangi langkah tersebut agar permukaan kayu tertutup sempurna.

-Perawatan Kerajinan Kayu yang Sudah Finishing

Langkah merawat kayu yang sudah dilapisi oleh pelapis melamin atau pelitur: Bersihkan kerajinan kayu menggunakan lap kering dan bersih. Oleskan furniture wax pada kain lap bersih. Gosok pada permukaan kayu searah serat kayu, jangan terlalu menekan, tipis-tipis saja. Jika aksesori kayu terdapat banyak ukiran, encerkan wax dengan sedikit bensin atau terpentin. Gunakan kuas lukis untuk mengoleskannya pada bagian detailnya. Biarkan 15 menit, dan ulangi lagi langkah tadi agar mencapai hasil maksimal.

-Perawatan Kayu yang Sudah Finishing

Langkah mengkilapkan kayu pada kayu mentah maupun kayu yang sudah dengan finishing: gosokkan ampas kelapa pada permukaan kayu, gosok searah serat kayu dan agak ditekan hingga ampas membentuk butiran-butiran seperti pasir. Biarkan sekitar 10 menit, kemudian bersihkan sisa ampas menggunakan lap kering bersih.

2. Perawatan Kerajinan Logam

Logam dengan finishing warna apa pun termasuk yang mengilap (polish) sebenarnya tidak perlu perawatan yang rumit. Pada dasarnya, produk kerajinan logam ada yang di tambah finishing coating dan ada yang tidak. Finishing clear coating ini digunakan untuk menjaga agar warna tidak mudah berubah dan tahan terhadap cuaca sehingga kerajinan logam cocok untuk digunakan di luar maupun di dalam ruangan. Kerajinan logam tembaga, kuningan maupun aluminium yang telah di-finishing dapat menjaga warna walaupun digunakan sebagai tempat air atau digunakan bersama detergen.

Perlidungan produk kerajinan logam yang mutlak harus dilakukan adalah menghindari terkena air garam dan zat asam. Karena jika unsur-unsur kimia tersebut menempel pada lapisan coating dalam intesitas yang tinggi dan kontinyu air garam dan zat asam tersebut akan merusak lapisan coating dan kemudian mengubah warna logam baik itu tembaga maupun kuningan yang biasanya akan berubah warna ke warna hijau antik (green patina). Tentu saja ini tidak hanya berlaku kepada logam tetapi juga terhadap semua jenis barang seperti produk furnitur, kayu, besi, dan plastik. Walaupun demikian, kerajinan logam tembaga dan kuningan tetap dapat mengambil nilai positif (antik) dari proses oksidasi alami ini. Tembaga dan kuningan tidak akan rusak dan hancur, melainkan akan makin menaikkan nilai seni produk. Produk kerajinan logam (terutama finishing polish) yang tidak menggunakan coating, dapat menggunakan lansol (batu hijau) atau braso kemudian diselep atau diusap-usap, maka produk akan mengkilap lagi.

Contoh Kerajinan Bahan Keras

Untuk contoh kerajinan bahan keras ini terbagi menjadi dua sesuai material yang sebelumnya digunakan.

1. Contoh kerajinan bahan keras alami

Amil warga memerlihatkan Kaneron (tas terbuat dari rotan) buatannya di Kasepuhan Adat Ciptagelar kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (19/5). Kaneron yang dibuat menggunakan bahan alam dari kawasan Gunung Halimun, menjadi salah satu cinderamta yang diperjualbelikan untuk masyarakat luas, ANTARA FOTO/Agus Bebeng/ss/mes/15Ilustrasi. Pengertian, contoh, dan teknik pembuatan kerajinan bahan keras alami (Foto: ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Ada beragam contoh kerajinan bahan keras alami yang bisa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

  • Tas rotan
  • Nampan kayu
  • Aksesori kulit kerang
  • Gelang dari batu
  • Anyaman bambu
  • Cobek
  • Cendera mata dari ukiran kayu
  • Mainan balok dari kayu

2. Contoh kerajinan bahan keras buatan

Fashion style photo of a spring womenIlustrasi. Pengertian, contoh, dan teknik pembuatan kerajinan bahan keras buatan (Foto: Istockphoto/Knape)

Selain alami, ada juga kerajinan bahan keras buatan. Berikut contohnya:

  • Cermin
  • Botol kaca
  • Piring kaca
  • Wadah lilin dari kaleng
  • Dekorasi dinding dari logam
  • Vas bunga
  • Guci
  • Patung logamTeknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras

Proses pembuatan kerajinan dari bahan keras menggunakan banyak teknik. Di bawah ini beberapa teknik yang paling sering digunakan.

1. Teknik pahat atau ukir

Teknik pahat atau ukir adalah teknik dari karya seni rupa tiga dimensi, yang menggunakan perkakas alat martil, kikir, dan lain sebagainya.

Khususnya untuk material kayu dan batu, teknik pahat ini sangat cocok digunakan supaya bisa menciptakan suatu kerajinan seni.

2. Teknik anyaman

Teknik anyaman merupakan teknik membuat karya seni rupa yang dilakukan dengan cara menyilangkan bahan anyam berupa lungsin dan pakan.

Beberapa bahan yang bisa dianyam adalah rotan, bilah, akar lidi, atau bahan dari tumbuhan lain dan sudah dikeringkan.

3. Teknik potong sambung

Teknik potong sambung ialah teknik dengan cara menyatukan dan menggabungkan bahan agar menjadi satu dan membentuk benda kerajinan.

Pada teknik potong sambung ini biasanya menggunakan sejumlah alat, seperti gunting, cutter atau alat sejenis lainnya.

4. Teknik lukis

Teknik lukis adalah cara yang digunakan untuk melukis. Jenis teknik melukis ini ada aquarel, plakat, mozaik, dussel, spray, goresan ekspresif dan masih banyak lagi.

Ada banyak bentuk kerajinan yang membutuhkan teknik lukis. Bisa untuk ukiran, dekorasi, mainan, hingga aksesori.

5. Teknik batik

Teknik batik termasuk cara pewarnaan pada kain dan menggunakan penutup sehingga warna kain yang didapatkan bisa membentuk corak atau hiasan warna.

Pada beberapa bentuk kerajinan, umumnya teknik batik yang dipilih yaitu teknik cap, canting tulis, atau printing.

6. Teknik menatah

Teknik menatah ialah cara menghias pada suatu bahan kerajinan dengan memberi lubang-lubang halus supaya menggambarkan sebuah pola ragam hias.

Cara menatah ini terbilang rumit, bahkan sering kali diterapkan untuk bahan kerajinan kulit, rotan, atau samak.

7. Teknik cukil

Kerajinan bahan keras juga ada yang membutuhkan teknik cukil. Proses cukil dapat menghasilkan gambar, tulisan, atau pola ukiran tertentu.

Teknik cukil biasanya dilakukan pada tahap paling awal sebelum membuat kerajinan. Alatnya menggunakan pisau cukil atau alat pahat ukir.




ASESMEN MADRSAH

  tugas vidio disini